Tampilkan postingan dengan label Nasyid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasyid. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Mei 2022

Kering Sudah Air Mata

Demi masa telah berlalu

Tidak akan datang kembali

Itulah yang selalu diingatkan

Semoga jadi pedoman


Jalan lurus tapi berduri

Sering kali kita lalui

Hanyalah iman dan jujur dihati

Menjadi penyelamat diri


Ingin sekali aku bawa dirimu

Melihat kebesaranNya

Ingin sekali aku bawa hatimu

Melihat kelemahanmu


Kering sudahlah air mataku

Perit sudah segala bicara

Seperti tiada engkau perduli

Kebenaran didepan mata


Engkau percaya hidup disana

Tapi keyakinanmu tiada

Walau kering air mataku ini

Terbuka pintu hatimu

Selasa, 03 Juli 2018

Inteam - Siti Khadijah

Siti Khadijah srikandi sejati

Kaulah lambang cinta sejati
Srikandi pertama tika islam bermula
Hatimu menyalakan keyakinan
Hartamu membuktikan pengorbanan

Rasul keseorangan engkaulah teman
Dia tersisih engkau memilihnya
Dia terbuang engkau menyayanginya
Kerana iman kau sanggup berjuang

Siti Khadijah namamu indah
Qudwah hasanah tauladan ummah
Tika rasul terpinggir
Engkaulah insan terhampir

Siti Khadijah mujahidah solehah
Agung jasamu dipersada sejarah
Pemergianmu ditangisi nabi
Hingga kini tiada pengganti

Sunyi jalan menuju Allah
Menggamit hati mencari teman
Indah jalan menuju allah
Jika teman seperti Khadijah masih ada lagi

The Zikr - Pemimpin Sejati

Pilihlah pemimpin yang takutkan Allah
Yang minta dibantu menegak kebanaran
Yang minta ditegur kalau ia bersalah
Yang tidak menyebut apa jua jasanya
Yang tidak banyak membuat janji manis

Biasanya seorang pemimpin itu
Ia mempunyai ilmu yang sederhana
Jiwanya kental dan juga gigih
Dapat pengalaman dari hidup

Kalau kita nak tahu pemimpin yang sejati
Ia tak berjawatan pun masih dihormati oleh semua pengikutnya

Biasanya pemimpin yang sejati itu
Ia tersendiri ada panduan yang diberi
Ada karisma semula jadi
Mendidik pengikut hingga taat setia tidak berbelah bagi

Senin, 02 Juli 2018

Nazrey Johani - Secerah Pewarna

Seindah sedamai pantai melambai gemalai
Begitulah hati merindu kasih yang padu
Bagaikan pepasir basah disimbah lautan
Begitulah perjuangan ini biar basah dengan iman dan ukhwah

Kita ingin segalanya indah
Sebersih pasir pantai memutih
Seindah dan secerah pewarna
Berseri ukhwah dipupuk kasih

Kita ingin segala terlerai
Dengki dan dendam kesumat musnah
Biar keikhlasan berbicara
Di dada hati luas saujana

Official Lyric Video

Nazrey Johani - Tak Seindah Sentuhan Mata

Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalan nan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan matamu para pejuang

Tapi jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa

Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang menatap
Pada debu yang pasti kan hinggap

Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan ditengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh hujungnya belum tiba

Official Lyric Video

Nazrey Johani - Perantau

Perantau musafir perjuangan
Tabahkanlah hatimu
Berjuang di rantau orang
Sedih pilu hanya engkau yang tahu

Ingatan anak dan isteri
Janganlah menghiris hatimu
Kerinduan desa nan permai
Janganlah melemahkan semangat juangmu

Di waktu ujian badai terus melanda
Engkau tetap gigih berjuang
Membenarkan sabda junjungan
Terus memburu menuntut janji pastilah Islam gemilang lagi

Tapi pejuang kembara perjuangan
Ujian bukan batu penghalang
Kerana itulah syarat dalam berjuang

Oh pejuang
Dimanapun ada ketenangan
Dimanapun ada kebahagiaan

Bila insan kenal pada Tuhan
Kasih sayang dan pembelaan-Nya
Bagi insan yang menyerahkan jiwa dan raga, anak dan isteri kepada Allah

Official Lyric Video

Nazrey Johani - Isteri Solehah

Isteri cerdik yang solehah
Penyejuk mata penawar hati penajam fikiran
Di rumah dia istri di jalanan kawan
Di waktu kita buntu
Dia penunjuk jalan

Pandangan kita diperteguhkan
Menjadikan kita tetap pendirian
Ilmu yang diberi dapat disimpan
Kita lupa dia mengingatkan

Nasihat kita dijadikan pakaian
Silap kita dia betulkan
Penghibur diwaktu kesunyian
Terasa ramai bila bersamanya

Dia umpama tongkat sibuta
Bila tiada satu kehilangan
Dia ibarat simpanan ilmu
Semoga kekal untuk diwariskan

Official Lyric Video

Nazrey Johani - Antara Dua Cinta

Apa yang ada jarang disyukuri
Apa yang tiada sering dirisaukan

Nikmat yang dikecap baru kan terasa bila hilang
Apa yang diburu timbul rasa jemu bila sudah didalam genggaman

Dunia ibarat air laut
Diminum hanya menambah haus

Nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir
Panas yang membahang disangka air

Dunia dan nafsu bagai bayang-bayang
Dilihat ada ditangkap hilang

Tuhan... leraikanlah dunia
Yang mendiam di dalam hatiku

Kerana disitu tidak ku mampu
Mengumpul dua cinta

Hanya cintaMu ku harap tumbuh
Dibajai bangkai dunia yang kubunuh

Official Lyric Video

Selasa, 27 Maret 2018

Raihan - Untukmu Palestin

Berdzikirlah dengan nama Tuhanmu
Bermunajatlah di tengah malam
Bertaubat padaNya penuh rasa hamba
Agar doa kita di... makbulkan

Agar Palestin kita genggam semula
Agar Palestin bebas di tangan kita
Kembali damai
Disirami air kebenaran Al-Quran dan sunnah

Palestin kan dimiliki lagi
Ingatkan Allah dan hindarkan dosa
Palestin kan aman lagi
Dengan ketaatan amalan soleh

Palestine you will regain your land
Remember Allah and stay away from sin
Palestine will be at peace again
And filled with the worship of Allah

Dengan iman dan ketaqwaan
Pada Allah yang maha kuasa
Ketakutan dan kelemahan
Peluru dan dentuman bukan lagi penghalang
Pembelaan Allah akan datang

Palestin...
Palestin...
Palestin...
Palestin...
Palestin...
Pa... lestin...

Selasa, 09 Januari 2018

Raihan - Nabi Anak Yatim

Muhammad
Muhammad
Muhammad
Musthofa

Ibunya bernama Aminah
Ayahnya bernama Abdullah
Dilahirkan di Mekkah Mukaromah
Ibu susunya Halimatus Sa`diah

Ayahnya meninggal dunia
Ketika Nabi di dalam kandungan
Alangkah sedih pilunya
Ibunya menjaga bayinya

Semasa di dalam perjalanan
Pulang dari makam suaminya
Aminah jatuh sakit di 'Abwa
Kembali ke alam baka

Tinggallah Nabi seorang diri
Hilang insan yang dikasihi
Tinggallah Nabi seorang diri
Mengajarnya hidup berdikari

Anak yatim anak yang mulia
Dilindungi Allah setiap masa

Terpadam api biara majusi
Runtuhlah istana Kisra Parsi
Mekkah diterangi cahya putih
Tanda lahir Nabi anak yatim

Anak yatim anak yang mulia
Dilindungi Allah setiap masa

Shalallahu 'alaa Muhammad
Shalallahu 'alaaihi wassalam

Hidupnya yatim, yatim piatu
Tiada ayah tiada ibu
Hidupnya yatim, yatim piatu
Namun dialah manusia agung

Rabu, 23 Agustus 2017

Hijjaz - Rimbun Keampunan

Ku mengintai ketenangan di antara kekalutan
Kerana keinginan tidak pernah kesampaian
Ku kutip sisa-sisa dari segala keruntuhan
Bangkit semula meneruskan baki perjalanan

Ku menghimpun kekuatan ku memohon ketabahan
Meredah gelombang hidup dan dugaan mencabar
Ku anggap kegagalan bukan suatu kekalahan
Tapi suatu kejayaan yang masih tertunda

Ku minta diberikan sejenak kesempatan
Untuk ku ulangi kembali langkah pertama
Keperitan yang ku rasa mengajar erti kesabaran
Menyedarkan ku insan memerlukan Mu Oh Tuhan

Di rimbun keampunan ku mencari keredhaan
Melerai segala kusut dan kecamuk dijiwa
Ku cari kejernihan di segenap ruang maya
Masih ku sedar ku sedang diperhatikan Mu Oh Tuhan

Ku minta diberikan sejenak kesempatan
Untuk ku ulangi kembali langkah pertama
Kepayahan yang ku rasakan mengajar erti kesabaran
Menyedarkan ku insan amat memerlukan Mu Oh Tuhan

Kamis, 15 Juni 2017

Inteam - Cintailah Illahi

Rasa cinta adalah satu anugerah tuhan pada hambaNya
Dan kerananya manusia sanggup apa saja
Asalkan dia memiliki apa yang dicita

Kerna cinta sanggup berkorban apa saja, harta dan nyawa
Setiap detik hanya memikirkan tentang si dia yang tercinta
Ingin bersama sepanjang masa

Tetapi pastikah cintamu dihargai
Mungkinkah si dia kan tetap setia
Setelah kau serah jiwa dan ragamu
Mungkinkah kau pastikan tidak kan dihancurkan

Jika engkau mencintai bunga sedarlah engkau bunga itu akan layu
Jika engkau cintakan manusia sedarlah suatu hari dia akan pergi
Jika engkau mencintai harta, harta itu nanti kau akan tinggalkan
Jika engkau cintakan Ilahi hanya Dia yang akan kekal abadi

Cintailah Ilahi
Itu cinta hakiki
Cintailah Ilahi
Cinta kekal abadi

Rabu, 14 Juni 2017

Hijjaz - Ilmu

Ilmu ibarat penyuluh kegelapan
Menerangi segenap ruang belajar beramal
Mencari bekal perjalanan panjang

Hilangkan resah singkir kegusaran
Bina peradaban garapkan kemajuan
Berpengetahuan dan berilmu cerdik pandai

Masa merubah segalanya
Ilmu jua membentuk bijaksana
Memaju diri mencipta kecemerlangan
Melepas diri dari cengkeraman

Berubah rebutlah sebaiknya
Yang tergadai tebuslah semula
Janakan kembali keagungan
Berteraskan ilmu kebijaksanaan

Bijak mentadbir menilai masa
Memperguna minda sebijaknya
Gemilangkan agama Gemilangkan budaya
Jangan kalah oleh tipu daya

Bacalah dengan nama Tuhanmu
Yang telah menciptakan
Yang menciptakan manusia
Sedari segumpal darah

Rasulullah berhijrah mencari kekuatan
Jika pindah bina kecemerlangan
Kegemilangan islam di zaman Muhammad
Kita pancarkan ceria kembali

Hijjaz - Nur Tuhan

Tak terucap kepiluan ini
Titik hitam yg menghijab hati
Hitung dosa saat pergi takkan kembali
Sisa umur tidak undur lagi

Perjalanan dalam kehidupan
Bukan jauh ketentuan datang
Mungkin esok takdir takkan dapat dihalang
Untung nasib digenggaman Tuhan

Isi alam puspa warna
Bukti Tuhan Maha Kuasa
Kemanakah arah tuju
Hukum Tuhan pasti berlaku

Bukan tempat lalai leka
Di dunia bakti ditempah
Tanam budi luhur murni
Di akhirat tempat Abadi

Himpun doa di pohon harapan
Tempat rahmat petunjuk pimpinan
Ikhtiar usaha moga dengan Nur dari Tuhan
Suluh terang jalan kebahagiaan

Hijjaz - Sunnah Orang Berjuang

Berjuang menempah susah
Menanggung derita menongkah fitnah
Itulah gelombang hidup samudera duka
Seorang mujahid membela tauhid

Dipisah dia berkelana
Dibelenggu dia uzlah menagih mehnah
Namun jiwa tetap mara memburu cinta
Membara demi Allah dan rasulNya

Berjuang tak pernah senang
Ombak derita tiada henti
Tenang resah silih berganti
Inilah sunnah orang berjuang

Malamnya bagai rahib merintih sayu
Dihiris dosa air mata
Siangnya bagaikan singa dirimba
Memerah keringat mencurah tenaga

Berjuang memang pahit
Kerana syurga itu manis
Bukan sedikit mahar yang perlu dibayar
Bukan sedikit pedih yang ditagih

Berjuang ertinya terkorban
Rela terhina kerna kebenaran
Antara dua jadi pilihan
Dunia yang fana atau syurga

Hijjaz - Yang Maha Penyayang

Lihat bulan dan bintang menerangi dunia
Betapa agung kerajaan-Nya
Lihat pula lah hutan Sang surya di atasnya
Semua akur pada Yang Esa

Umpama kan sang unggas di rimba belantara
Begitulah bandingannya kita
Sungguh kerdilnya insan Yang diciptakan Tuhan
Ternyatalah Agung Ar-Rahman

Besar niat bahaya kita tempuhi jua
Segala perintah-Nya kita laksana
Jauhkan larangan-Nya sembunyi atau nyata
Semua untuk faedah kita

Ikhlas kan pada hati amal kerna Ilahi
Teguhkan dalam diri kalam Rabbani
Pesanan dari Nabi jadi panduan diri
Hidup dan mati untuk Ilahi

Tiada perkataan layak buat bayangan
Terima kasih pada-Mu Tuhan
Tak terhitung kurniaan biar dakwat selautan
Sesungguhnya Kau Maha Penyayang

Jumat, 17 Januari 2014

Inteam - Impian Kasih

Kasih dengarlah hatiku berbicara
Kasih izinkan diriku bertanya
Bisakah cinta bersemi
Mengundang restu Ilahi
Adakah bahgia yang diimpi
Menjadi satu realiti

Kasih ku sedari kekurangan ini
Kasih ku insafi kelemahan diri
Ku ingin sunting dirimu
Menjadi permaisuri hatiku
Sebagai istri yang berbudi
Kebanggaan para suami

Wanita hiasan dunia
Seindah hiasan adalah wanita solehah
Yang akan membahagiakan
Syurga didalam rumah tangga

Hanya itu yang ku inginkan
Dari insan yang amat kusayang
Damaikanlah resah hatiku
Aku rindu kasih dan sayangmu
Terimalah seadanya
Akulah hiasan pelamin hidupmu

Andainya tiada jodoh
Untuk ke singgahsana
Ku pasrahkan segalanya
Karena takdir yang akan menentukan impian kasih

Rabu, 08 Januari 2014

Inteam - Ku Serahkan Cinta

Kuserah segala ketentuan
Biarlah masa yang berbicara
Dipangku wajah yang layu
Dan aku telah jemu

Aku tidak mahu berpaling
Pada yang mengganggu dan menggugat
Sapanya meletihkan diri
Hadirnya mengundang penat

Akan ku serah cinta ini
Bukan lagi pada manusia
Karena cinta martabat itu
Bersalut segunung kepalsuan dan kepuraan

Aku semakin tidak peduli
Apa yang mungkin akan terjadi
Karena gerak dan tindakanku
Mau bebas dari masalah

Kuserahkan cinta ini
Hanya padamu oh Tuhan

Aku adalah aku sekarang
Biar terbuang tetap berjuang
Akan kuserahkan jiwa ini
Sepenuh hati dengan keikhlasan

Aku adalah aku yang sekarang
Ku serahkan cinta ini

Sabtu, 14 September 2013

Hijjaz - Rintihan

Biar berlinangan air mata ku takkan hentikannya
Biarkan ia menyembuh luka hilanglah rasa duka

Tidak ku termampu merentasi liku-liku
Oh sungguh ku tak mampu menghadapi semua itu
Oh sungguh ku tak upaya

Jangan dibiarkan jerih perih kehidupan
Bisa meleraikan iman kan hancur semuanya

Walaupun menitis air mata darah tak bisa merubah segalanya
Melainkan taubat nasuha moga kan diterima

Namun kupercaya masih ada kesudahannya
Kerana Allah itu Maha Kaya Maha Mendengar rintihan hamba-hambaNya

Kerana sesiapa bertakwa kepadaNya
Pasti akan ada jalan keluarnya

Rezeki yang tidak disangka-sangka cukup Allah baginya
Berkuasa segala-galanya terima seadanya
 

Sabtu, 23 Februari 2013

Maidany - Kaca Yang Berdebu

Ia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu keras membersihkannya
Nanti ia mudah retak dan pecah
Nanti ia mudah keruh dan ternoda

Ia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu lembut membersihkannya

Ia bagai permata keindahan
Sentuhlah hatinya dengan kelembutan
Ia sehalus sutera di awan
Jagalah hatinya dengan kesabaran

Lemah-lembutlah kepadanya
Namun jangan terlalu memanjakannya
Tegurlah bila ia tersalah
Namun janganlah lukai hatinya

Bersabarlah bila menghadapinya
Terimalah ia dengan keikhlasan
Karena ia kaca yang berdebu
Semoga kau temukan dirinya bercahayakan iman