Senin, 27 Desember 2010

Inteam - Pesona Dunia

Indah dunia yang mempesona
Bagai diam terang menyala
Sehingga terlupa kan padam akhirnya

Dunia ini hanya pinjaman
Untuk menguji keimanan
Akhirat nanti yang menentukan
Balasan syurga ataupun neraka

Mengapakah dunia yang dikejari
Sedangkan ia kan ditinggal pergi
Apalah gunanya harta disisi
Jika jasad terkubur terkaku mati

Bayangkanlah jika di dunia ini
Bekalan terhenti mudah dicari
Bagaimana pula disana nanti
Tanpa bekal pahala kita yang rugi

Bersyukurlah sentiasa
Dengan apa yang ada

Ada kala harta dunia
Belum tentu membantu kita
Menjadi bebanan dan menyusahkan

Download [disini]

Rabu, 01 Desember 2010

Inteam - Kalimah Cinta

Pepohon cintaku kian merimbun
Semakin dicantas makin bertunas
Tidak mampu mendustai hatiku
Rasa cinta fitrah manusia

Siapalah aku menolak cinta
Yang hadir di jiwa tanpa dipaksa
Hidup ini tidak akan sempurna
Tanpa cinta dari Tuhan Yang Esa

Adam Hawa bercinta di surga
Angkara iblis terpisah menderita
Karena cinta mereka setia
Bertemu di dunia

Karena cinta kenal Pencipta
Karena cinta kenal RasulNya
Karena cinta kenal saudara
Bahagia keluarga

Oh indahnya cinta...

Dengan cinta kenal Pencipta
Dengan cinta kenal RasulNya
Karena cinta kenal saudara
Bahagia keluarga

Hidup tanpa cinta sengsaralah jiwa
Sengketa dan dusta yang merajai jiwa
Dibatasan cinta syariat terjaga
Tanpa keraguan tanpa kesangsian

Betapa sucinya kasihMu Tuhan
Betapa agungnya kebesaranMu
Bumi ini mengharapkan cintaMu
Kekalkanlah rasa kehambaanku

Download [disini]

Kamis, 25 November 2010

Marhamah - Hakikat Pernikahan

Pernikahan adalah penyatuan dua insan
Pernikahan adalah pengikat hati yang hakiki
Yang akan melahirkan buah keilahian
Yang lahir di muka bumi

Ia menjadi tali penyatuan dua jiwa dalam cinta
Cinta yang kokoh...
Cinta yang agung...
Cinta yang semata karena Allah

Ia adalah ikatan suci yang menjalinkan kesatuan
Ia adalah ikatan suci yang menjalinkan kesatuan
Kesatuan yang terpisah dari ruh insani
Menuju fitrah yang abadi

Ia menjadi hujan yang suci jatuh dari langit tak ternoda
Ia menjadi hujan yang suci jatuh dari langit tak ternoda
Untuk menyuburkan jua memberkahi
Tanaman dari ladang ilahi

Download [disini]

Jumat, 08 Oktober 2010

Gito Rollies - Hanya Kepadamu Aku bergantung

Aku sebut namaMu
Setiap aku sujud
Mengikuti kewajibanku
Kusucikan diriku

Kumohon ampunanMu
Dari segala dosaku
Hanya padaMu ku bergantung
Dalam hidup dan matiku

Hamba insan biasa
Yang tak luput dari dosa-dosa
Segala puji bagiMu
Ya Allah Ya Tuhanku
Bimbinglah jiwa rapuh ini
Menuju tempat bahagia

"Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam
Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Yang menguasai Hari Pembalasan
Hanya Engkaulah yang kami sembah
Dan hanya kepadaMu lah kami mohon pertolongan
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus
(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau berikan nikmat kepada mereka
Bukan (jalan) mereka yang Kau dimurkai
Dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat"

Download [disini]

Sabtu, 28 Agustus 2010

Hijjaz - Penawar Racun Dunia

Desiran bayu yang lembut damai di hati
Kicauan burung di sana riang sekali
Suara ombak menggamit detik naluri
Gemilang kudrat Ilahi

Di sini-sana ternyata gema suara
Tangisan sayu manusia mangsa manusia
Terbuang budi terdorong desakan hati
Saudara korban duniawi

Manusia tiada aman dari kemelut ini
Di dada terus bersarang sikap pentingkan diri
Kuasa, harta dan nama hebat merasuk hati
Kerugian sendiri

Dunia umpama unta tua yang kehausan
Semakin tiada tempat untuk kasih dan sayang
Kerana sudah terlupa pada pesanan Tuhan
Terpesong tujuan

Nafsu jadi raja merosak dunia
Tak kan datang sinar bahagia
Moga jadi bukti bersama kembali
Cahaya pada Ilahi

Sedetik lalu saat pun silih berganti
Tak kan berulang sejarah masa yang pergi
Usah dibuang di sini hanya sekali
Mulakan diri sendiri

Iman di dada amalan dengan bertaqwa
Bantuan Tuhan menjadi syarat berjaya
Seiring jalan hargai nilai saudara
Penawar racun dunia

Download [disini]

Sabtu, 07 Agustus 2010

Ramadhan

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.

Qs. Al-Baqarah [2] : 183)

Pengertian

Secara bahasa, Ramadhan berasal dari akar kata ر م ﺿ, yang berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah. Hal ini memang dikarenakan keadaan Jazirah Arab pada bulan Ramadhan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. Sejak pagi hingga petang batu-batu gunung dan pasir gurun terpanggang oleh sengatan matahari musim panas yang waktu siangnya lebih lama daripada waktu malamnya. Di malam hari panas di bebatuan dan pasir sedikit mereda, tetepi sebelum dingin betul sudah berjumpa dengan pagi hari. Demikian terjadi berulang-ulang, sehingga setelah beberapa pekan terjadilah akumulasi panas yang menghanguskan. Hari-hari tersebut disebut hari-hari di bulan Ramadhan, bulan dengan panas yang menghanguskan.

Setelah umat Islam mengembangkan kalender Hijriah yang berbasis bulan, yang rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis matahari, bulan Ramadhan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. Orang lebih memahami "panas"nya Ramadhan dalam arti kiasan. Karena hari-hari Ramadhan tenggorokan orang berpuasa terasa panas karena kehausan. Atau, diharapkan dengan ibadah-ibadah Ramadhan maka dosa-dosa terdahulu menjadi hangus terbakar dan seusai Ramadhan orang yang berpuasa tak lagi berdosa. Wallahu a'lam.

Dari akar kata tersebut kata Ramadhan digunakan untuk mengindikasikan adanya sensasi panas saat seseorang kehausan. Pendapat lain mengatakan bahwa kata Ramadhan digunakan karena pada bulan itu dosa-dosa dihapuskan oleh perbuatan baik sebagaimana matahari membakar tanah. Namun kata Ramadan tidak dapat disamakan artinya dengan Ramadhan. Ramadan dalam bahasa arab berarti orang yang sakit mata hampir buta. Lebih lanjut lagi hal itu dikiaskan dengan dimanfaatkannya momen Ramadhan oleh para penganut Islam yang serius untuk mencairkan, menata ulang, dan memperbaharui kekuatan fisik, spiritual, dan tingkah lakunya, sebagaimana panas merepresentasikan sesuatu yang dapat mencairkan materi.

Ada juga yang menganggap akar kata Ramadhan berarti mengasah karena masyarakat jahiliyah pada bulan tersebut mengasah alat-alat perang mereka untuk menghadapi peperangan di bulan berikutnya. Nama Ramadhan untuk bulan kesembilan tetap dipahami sebagai mengasah, antara lain dengan arti mengasah jiwa untuk berpuasa dan amalan kebajikan lainnya.

Selain Ramadhan, bulan itu juga mempunyai beberapa nama lain, yaitu :
  1. Syahrul Qur'an (Bulan diturunkannya Al-Qur'an)
  2. Syahrush Shiyam (Bulan Pelaksanaan Puasa Wajib)
  3. Syahrush Shabr (Bulan Kesabaran)

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa diantara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

Qs. Al-Baqarah [2] : 185)

Dari ayat tersebut diketahui bahwa kata Ramadhan di dalam Al-Qur'an disebut di dalam konteks pembicaraan tentang kewajiban berpuasa dan masa turunnya Al-Qur'an.

Keutamaan

Keistimewaan bulan ini antara lain :
  1. Adanya kewajiban berpuasa sebulan penuh
  2. Bulan diturunkannya Al-Qur'an
  3. Bulan yang yang di dalamnya terdapat Lailatull Qadr
  4. Bulan yang ditunaikan kewajiban zakat fitrah
  5. Adanya Shalat Tarawih
  6. Bulan pengampunan dosa
  7. Bulan dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu-pintu neraka
  8. Bulan Ramadhan merupakan satu-satunya bulan yang tercantum dalam Al-Qur'an



Tujuan

Tujuan shaum di bulan Ramadhan tidak lain adalah agar kita menjadi hambaNya yang bertaqwa.

Sumber :

Kamis, 29 Juli 2010

Hijjaz - Terimalah Aku

Terkedu aku pada sapaan memori lalu
Mula menerjah di ruang fikiranku
Bayangan dosa silam mengusik hati
Tanpa sempatku bendungi lagi

Sering tertanya adakah derita tiada hujungnya
Apakah air mata tiada artinya
Mengapa harus aku terleka dan juga alpa
Bahwa dunia sementara cuma oh oh

Sekian lama aku meniti bara-bara dunia
Mencari segenggam rahmat sinaran iman
Dicelah tadahan doa
Jua amalan diri agar hidup matiku hanyalah untukMu

Terima kasih Tuhan yang Maha Pengasih
Di atas rahmatMu yang Engkau limpahkan
Bagaimana harus aku tuk membalasnya
Tanda cintaku kepadaMu Kau kekasih hati


Moga kutemui sinaran suci di sebalik onak duri tajam menikam
Biarpun luka, pasti berbisa
Darah mengalir pekat, oh selamanya
Akan ku capainya jua

Terimalah hamba
Kulemah tiada berdaya
Selaut kasihmu akan kutadah
Biarpun diriku terasa hina

Engkau yang Maha Pengasih
Engkau yang Maha Penyayang
Hamba datang mohon pertolongan
Terimalah dari segala taubat


Download [disini]